Latest News

Roda Kehidupan itu Selalu Berputar

Roda Kehidupan itu Selalu Berputar dan itu berlaku untuk semua orang tanpa terkecuali, terkadang kita di atas dan terkadang berada di bawah, itu sudah pasti. Roda perputaran hidup itu sungguh berasa sekali. Dahulu saya hampir tidak pernah bersedih dan selalu merasa bahagia, namun semua itu serasa menghilang ketika sudah memegang tanggung jawab yang besar, pahit manisnya kehidupan dan naik turunnya kehidupan ini sungguh berasa sekali.

Entah apa yang dapat kulakukan tanpamu, aku merasa sungguh terperosok ke dalam lubang jiwa yang begitu dalam, membangkitkan diri hanya dengan sisa-sisa semangat dari dalam diri. Andainya engkau masih disini mungkin tak kan begini jadinya, namun itu hanya khayalku saja.
Berbisik
Berbisik
Kau yang selalu aku kenang dalam hidupku, pernah memilikimu adalah hal yang terindah dalam hidupku. Sekarang kehidupanku sudah jauh lebih layak daripada dahulu ketika kita masih bersama, bangkitku hanya dengan sisa-sisa reruntuhan hati yang telah kau hancurkan berkali-kali.

Mungkin inilah siksa hidup yang harus aku jalani, meraih semua ini tanpamu, mendapatkan semua ini tanpa kehadiranmu. Terkadang aku takut hancur, akan tetapi aku tetap menanggung semua resiko yang ada untuk masa depanku. Membangun kembali sisa reruntuhan hati yang kau hancurkan menjadi debu sendirian.

Hal tersulit bagiku adalah melupakan dirimu. . . Bahkan aku rela melakukan dan mengorbankan apapun hanya untukmu yang tak pernah bisa mencintaiku, bodohnya diriku ini. Panah asmara yang kau tusukkan berulang kali itu membekas sampai ke palung hatiku. Harapanku adalah dapat melupakanmu yang tak pernah bisa menerimaku disampingmu.

1 Response to "Roda Kehidupan itu Selalu Berputar"

  1. artikelnya bagus, menginspirasi.
    ditunggu kunjungan baliknya

    ReplyDelete